IAO ESSECS

"Institut Teknologi Sumatera"

               

Simposium Observatorium Astronomi ITERA LAmpung


May 3rd, 2019 | Posted by: oail


Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL) didukung Program Studi Sains, Atmosfer dan Keplanetan dan Unit Pelaksana Teknis Meteorologi, Klimatologi, Geofisika ITERA mengadakan Simposium Observatorium Astronomi Lampung ke-1, di Aula Gedung Bandar Lampung, kampus ITERA, Sabtu (27/4/2019). Simposium tersebut diikuti sekitar 80 peserta mahasiswa dan umum, 12 penyaji makalah dan tiga narasumber utama yakni Kepala UPT OAIL, Dr. Hakim L. Malasan, M.Sc. Kepala UPT MKG ITERA Drs. Zadrach L. Dupe, M.Si, dan Dosen Sains Atmosfer dan Keplanetan ITERA Robiatul Muztaba S.Si.,M.Si
Ketua Simposium, Wahyu Sasangko Putro S.T, M.Sc menyebut simposium yang mengusung tema Kontribusi Multidisiplin Ilmu bagi Pengemabangan Observatorium di Ekuator, tersebut menjadi forum diskusi multi disiplin ilmu terkait pengembangan observatorium astronomi di Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut mempertemukan para peneliti aktif dalam berbagai disiplin ilmu yang saling berbagi pengetahuan astronomi-astrofisika, serta untuk menggali potensi lingkungan di Taman Hutan Raya Wan Abdul Rahman, hingga keunikan OAIL sebagai laboratorium astronomi di ekuator.
Dalam simposium, dibahas beragam topik keilmuan mulai dari astronomi dan astrofisika, instrumentasi dan sistem akuisisi, observatorium dan pengembangannya, sains bumi dan atmosfer, sains komputasi, astrobiologi, astrokimia, manajemen resiko bencana, geodesi dan geofisika, energi, arkeo-astronomi, astrowisata, hilal dan falak, serta pendidikan publik astronomi.
Di hadapan peserta simposium, Kepala UPT OAIL, Dr. Hakim L. Malasan memaparkan rencana pengembangan OAIL. Menurut dia, keberadaan OAIL berfungsi sebagai tempat pendidikan, penelitian, dan juga wahana edukasi masyarakat tentang dunia astronomi. Keberadaan OAIL juga diharapkan dapat memicu berkembangnya masyarakat Lampung menjadi lebih baik.
Sementara narasumber kedua, Kepala UPT MKG ITERA Drs. Zadrach L. Dupe, M.Si, memaparkan materi tentang tanggap bencana. “Sudah seharusnya kita sebagai masyarakat yang tinggal di daerah yang memiliki potensi bencana yang tinggi untuk bisa melaksanakan metode-metode tanggap bencana. Tidak hanya ketika bencana terjadi, akan tetapi dalam proses pembangunan gedung, dan lainnya.” Ujar Zadrach.
Narasumber terakhir, dosen Sains Atmosfer dan Keplanetan ITERA Robiatul Muztaba S.Si.,M.Si memaparkan tentang instrumen-instrumen yang ada di OAIL dan daya dukungnya untuk bisa mengedukasi masyarakat.
Robiatul Muztaba menambahkan, selain membahas teknis instrumen astronomi yang menjadi fasilitas OAIL di masa depan lewat simposium tersebut juga mengajak seluruh instansi yang terlibat untuk memulai kembali kerjasama yang sinergis antara pemerintah Provinsi Lampung, ITERA dan ITB untuk menorehkan sejarah baru dalam mewujudkan suatu fasilitas pendidikan dan penelitian yang siap berkolaborasi di lingkup nasional, maupun internasional. Apa lagi OAIL terintegrasi dengan potensi lokal yang terdapat di kawasan Taman Hutan Raya WAR”
Hasil tulisan dari para peserta dalam simposium, nantinya akan dipublikasikan dalam Journal of Multidisciplinary Academic (JoMA) pada Special Issue pada Mei 2019. Bersamaan kegiatan simposium juga diadakan penyerahan hadiah untuk juara lomba fotografi yang diselenggarakan oleh UPT MKG dalam rangka memperingati Hari Meteorologi Internasional pada April 2019. Peserta yang mengikuti kompetisi ini mencapai 150 peserta dari seluruh Indonesia dengan latar belakang Pegawai Negeri Sipil, BUMN, swasta, pelajar dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi nasional.
UPT MKG memilih 30 besar peserta dimana hasil foto yang dikirim memenuhi kriteria penilaian yang bersesuaian dengan tema yaitu The Sun , The Earth and The Weather. Dari 30 besar peserta terpilih diundang untuk menghadiri Simposium OAIL 2019.
Pemenang lomba fotografi ini kemudian dipilih 6 juara, yang terdiri dari Juara 1 ialah Zubaidi Fanani dari BMKG Meteorologi Palembang, Juara 2 M. Aldi Gunawan dari SMA Negeri 2 Palembang, Juara 3 Ishmah Hakini Wairagya dari SMA Negeri 44 Jakarta, Juara Harapan 1 Rahmad Seto Junaidi dari Universitas Lampung, Juara Harapan 2 Santa Claudia Sitepu dari ITERA, dan Juara Harapan 3 Ade Wijaya dari SMK Negeri 1 Seputih Agung. Karena tingginya minat peserta lomba fotografi, UPT MKG dan UPT OAIL berencana membuat kompetisi yang lebih besar lagi di lain waktu


Tinggalkan Komentar



Languages

Partners

Copyright © 2016 UPT TIK - Institut Teknologi Sumatera (ITERA)
           
Translate »