UPT OAIL

"Unit Pelaksana Teknis Observatorium Astronomi ITERA Lampung"

               

Matahari pada Aphelion dan Perihelion


Juli 7th, 2020 | Posted by: oail


Hai Sahabat Langit!

Tahukah kamu bahwa Bumi mengorbit Matahari pada lintasan elips? Dan Matahari berada di salah satu titik fokus lintasan elips tersebut. Karena itulah, Bumi akan memiliki variasi jarak dengan Matahari. Jarak terdekat Bumi dan Matahari disebut dengan perihelion, dan jarak terjauh disebut aphelion.

Adanya variasi jarak ini membuat ukuran Matahari yang terlihat dari Bumi juga akan bervariasi. Dengan mengambil foto Matahari di titik aphelion dan perihelion menggunakan teleskop, kamera, serta setting yang sama, kita bisa mendapatkan persepsi bagaimanakah jarak tersebut berpengaruh pada perbedaan ukuran Matahari pada saat berada di kedua titik tersebut.

Kita tahu jarak rerata Matahari-Bumi adalah sekitar 150 juta Km. Nah, pada saat perihelion jarak Matahari-Bumi hanya sekitar 147 juta Km, dan pada saat aphelion jaraknya dapat mencapai 152 juta Km. Tentu saja perbedaan jarak ini akan menimbulkan perbedaan diameter sudut Matahari.

Pada saat Bumi di aphelion, diameter sudut Matahari sekitar 0°31’27” dan pada saat Bumi di perihelion dapat mencapai 0°32.’42” Terdapat perbedaan sekitar 3,4% dari keduanya.

Selain itu, Bumi tidak terasa lebih hangat untuk Belahan Bumi Utara ketika perihelion terjadi yang disebabkan elips di mana planet kita mengorbit tidak ekstrem, tetapi hampir bundar dan penyebab perubahan musiman adalah kemiringan sumbu planet. Perihelion dan aphelion tidak menyebabkan musim, tetapi mereka memang mempengaruhi panjang musim yang merupakan sesuatu yang dialami Bumi selama tahun ini. Pendekatan planet yang dekat dengan matahari menyebabkannya bergerak sedikit lebih cepat. Perjalanan yang lebih cepat berarti durasi pendek untuk musim dingin di Belahan Bumi Utara seperti di Jerman, Inggris, Prancis, Rusia, Tiongkok, Mesir, Ethiopia, Jepang, Korea, Kanada, Arab Saudi, dan Filiphina, serta musim panas di Belahan Bumi Selatan seperti daerah di Benua Antarktika, Australia, sebagian Amerika Selatan, sebagian Afrika dan Asia serta empat samudera yaitu Samudera Atlantik, Samudera Hindia, Samudera Pasifik dan Samudera Selatan. Berdasarkan EarthSky.org, musim dingin di Belahan Bumi Utara sekitar lima hari lebih pendek dari musim panas, dan musim panas di Belahan Bumi Selatan lima hari lebih pendek dari musim dingin.

UPT OAIL pun mencoba mengabadikan Matahari ketika Bumi berada di sekitar aphelion pada bulan Juli, dan perihelion pada bulan Januari lalu. Dengan menggunakan teleskop yang sama (Coronado SolarMax III 70mm f/5.7) dan kamera ZWO ASI 178 MM. UPT OAIL berhasil mengabadikannya dan mengolah kedua gambar tersebut seperti pada tulisan ini. Terlihat perbedaan ukuran Matahari yang difoto di bulan Januari dan bulan Juli.

Catatan:
Sudut 1 lingkaran penuh = 360°
1° = 60′
1′ = 60″
° = dibaca derajat
‘ = dibaca menit busur
” = dibaca detik busur
Misal 0°31’27 = 0° + (31/60)° + (27/3600) ° = 0.52699° atau sekitar setengah derajat lebih sedikit.


Tinggalkan Komentar



Bahasa

Kerjasama

instagram feed

  • 3 minggu ago by oail.itera Hallo Sahabat OAIL! Langit Bumi kedatangan benda langit baru, yaitu Komet C/2020 F3 NEOWISE, sebuah komet berasal dari Awan Oort
  • 1 bulan ago by oail.itera Hai Sahabat Langit! Tahukah kamu bahwa Bumi mengorbit Matahari pada lintasan elips? Dan Matahari berada di salah satu titik fokus
  • 5 hari ago by oail.itera Kalender Fenomena Astronomi Agustus 2020
  • 2 minggu ago by oail.itera Sahabat OAIL! Photo Contest "Komet Neowise" akan ditutup pada tanggal 29 Juli 2020. Ayo buruan posting Neowise mu di akun
  • 1 bulan ago by oail.itera Beberapa fenomena langit yang diabadikan berhasil menyapa penduduk Bumi dan memanjakan mata manusia terlebih lagi para pengamat langit danmenjadi jembatan
  • 1 bulan ago by oail.itera Hai Sahabat OAIL! OAIL berhasil mengabadikan Nebula Messier 16 (M16) atau Nebula Elang menggunakan teleskop Lunt 80ED f/7 iOptron ZEQ25GT,
  • 2 bulan ago by oail.itera Berikut ini infografis mengenai Gerhana Matahari Sebagian yang akan terjadi di sebagian wilayah di Indonesia. Note : Jangan pernah menatap
  • 9 jam ago by oail.itera Dewi cinta nan panas di Tata Surya tampil pada awal Juli di arah Timur ketika fajar sebelum Matahari terbit. Yups..
  • 1 bulan ago by oail.itera Untuk para pecinta astronomi wajib tahu nih tanggal mengamat di waktu yang tepat jangan sampai ketinggalan fenomena-fenomena yang menakjubkan di
  • 2 bulan ago by oail.itera Terima kasih atas Partisipasinya dalam mengirimkan Hasil Pengamatan Solar Eclipse 2020 ke UPT OAIL Hasil Pengamatan Mahasiswa ITERA Muhammad Refi
  • 1 bulan ago by oail.itera Selasa, 30 Juni 2020 UPT OAIL ITERA menyelenggarakan Webinar Asteroid Day yang bertemakan “Kupas Tuntas Isu Asteroid dimasa Pandemi Covid-19
  • 4 minggu ago by oail.itera Hallo Sahabat OAIL! Wah, sebentar lagi Dzulhijjah nih! Hari raya Qurban bagi umat Islam. Semoga pada tahun ini bukan hati
  • 2 minggu ago by oail.itera Hello Sahabat OAIL Ini dia yang dinantikan Pengumuman Pemenang Neowise's Photo Contest UPT OAIL Tahun 2020 Setelah dilakukan penjurian oleh
  • 2 minggu ago by oail.itera Rektor dan Seluruh Sivitas Akademika Institut Teknologi Sumatera Mengucapkan *Selamat Hari Raya Idul Adha 1441 H* "Semoga Kita dapat memetik
  • 1 bulan ago by oail.itera Hai Sahabat OAIL! Kali ini tim OAIL berhasil mengabadikan foto salah satu komet yang cukup terang dan dapat diamati tahun
  • 2 bulan ago by oail.itera Framelapse Gerhana Matahari Sebagian 21 Juni 2020
  • 4 minggu ago by oail.itera Assalamu'alaikum Wr Wb para Sahabat langit, sebelum menyiapkan diri untuk ibadah dalam rangka Idul Adha 1441 H, mari siapkan diri
  • 5 hari ago by oail.itera *Webinar Memaknai Hari Kebangkitan Teknologi Nasional* ITERA AGENDA. Institut Teknologi Sumatera (ITERA) bekerjasama dengan Tribun Lampung menggelar Webinar dalam rangka
  • 2 bulan ago by oail.itera Unit Pelaksana Teknis Observatorium Astronomi ITERA Lampung telah melaksanakan berbagai kegiatan pengamatan fenomena astronomi sejak tahun 2017 termasuk fenomena gerhana.
  • 2 bulan ago by oail.itera Tim ekspedisi Gerhana Matahari UPT Observatorium Astronomi ITERA Lampung saat sedang melakukan observasi fenomena Gerhana Matahari Sebagian. Minggu, 21 Juni

Current Moon Phase


Third Quarter Moon
Third Quarter Moon

The moon is currently in Taurus
The moon is 23 days old

Distance: 62 earth radii
Ecliptic latitude: -2 degrees
Ecliptic longitude: 57 degrees
Joe's
Copyright © 2016 UPT TIK - Institut Teknologi Sumatera (ITERA)